Dua Warga Peureulak Aceh Ditangkap, Barang Bukti Sabu 60 Kg dan 2 Senjata Api

Sejak Selasa (15/6/2021), di Aceh Timur beredar kabar tentang adanya penangkapan dua pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu sabu. Dari kedua pelaku yang tercatat sebagai warga salah satu desa di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, itu polisi mengamankan barang bukti berupa sabu yang beratnya sekitar 60 kilogram (Kg) dan dua pucuk senjata api (senpi) jenis AK. Menindaklanjuti informasi tersebut, sejumlah wartawan langsung mengonfirmasi ke grup Mitra Polres Aceh Timur.

Seorang staf dari Mitra Polres Aceh Timur mengatakan bahwa penangkapan itu dilakukan oleh tim Polda Sumatera Utara (Sumut). Dalam video amatir yang diakses Serambi di akun Facebook Media Pancasila terlihat anggota polisi berpakaian bebas sedang menginterogasi seorang pria tanpa baju dan berlutut di tanah. Seseorang dalam video itu juga mengatakan bahwa diamankan dua pucuk senjata api jenis AK dari pelaku dan sabu sabu yang dimasukkan dalam karung.

Dalam video itu juga terdengar suara tangisan seorang ibu yang meminta anaknya tidak dibawa oleh petugas. Tapi, anggota polisi coba menenangkan ibu tersebut dengan mengatakan bahwa anaknya akan dilepaskan jika tidak terbukti bersalah. Barmawi, Keuchik Matang Peulawi, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, yang dikonfirmasi Serambi, Rabu (16/6/2021) tadi malam, mengakui adanya penangkapan dua warga desa itu pada Selasa (15/6/2021) pagi.

Menurut Barmawi, warganya yang ditangkap berinisial M dan Z. Bersama mereka, sambung Keuchik, polisi menyita dua pucuk senjata api (senpi) jenis AK dan sabu sabu yang beratnya sekitar 60 Kg. “Yang melakukan penangkapan itu tim dari Polda Sumut. Yang pertama ditangkap adalah M. Setelah diinterogasi, M mengatakan bahwa barang bukti ada di rumah Z.

Lalu, polisi menangkap Z di rumah orang tuanya serta menyita dua senpi dan sabu yang beratnya sekitar 60 kilogram,” jelas Barmawi. Warga setempat, menurut Barmawi, sangat terkejut atas penangkapan kedua pria itu. Sebab, sambungnya, masyarakat tidak menduga jika Z terlibat dalam kasus narkoba.

Tapi, kata Keuchik Barmawi, warga kemudian menjadi yakin karena barang bukti berupa sabu sabu dan senjata api disita dari Z. “Sedangkan M ditangkap saat dia sedang di rumah orang tuanya di desa kami. M sudah menikah dan selama ini berdomisil di desa lain. Warga berterima kasih kepada polisi yang sudah menangkap dua pelaku dalam kasus narkotika.

Sebab, dengan penangkapan mereka dan penyitaan puluha kilogram sabu sabu dapat menyelamatkan masyarakat lain dari penyalahgunaan narkoba,” demikian Keuchik Barmawi. Informasi lain yang diperoleh Serambi, tadi malam, kedua pelaku bersama barang buktinya sudah diboyong ke Mapolda Sumut untuk menjalani proses hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published.